Working Holiday Visa Australia: What and Why

0
472
The Sydney Opera House near the beautiful sea under the clear blue sky. Source: freepik.com

Pengalaman untuk hidup di Australia tidak hanya dapat ditempuh dengan berkuliah maupun bekerja formal. Mengikuti program Working Holiday Visa (WHV) Australia dapat menjadi salah satu pilihan untuk hidup dan bekerja di Australia. Simak artikel di bawah ini untuk mengetahui program WHV Australia lebih lanjut.

Hidup di luar negeri merupakan kesempatan untuk menambah pengalaman dan mempelajari budaya baru. Belajar atau bekerja di negara lain menjadi impian banyak orang. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Australia membuat program Working Holiday Visa (WHV) yang memberikan kesempatan bagi warga negara lain untuk bekerja di Australia di bidang apapun sembari berlibur.

Brighton Bathing Box di Melbourne, Australia. Sumber: Freepik.com

Tentang WHV dan Persayaratannya

WHV merupakan salah satu jenis visa yang diberikan oleh Pemerintah Australia untuk warga negara asing untuk tinggal sementara di Australia dengan jangka waktu tertentu, dengan tujuan untuk menjalin pertukaran negara antar warganya. Untuk warga negara Indonesia, WHV ditujukan kepada pemuda-pemuda berusia 18-30 tahun. Visa tersebut berlaku selama satu tahun dan memungkinkan untuk diperpanjang di tahun kedua.

Pemilik WHV bebas menentukan pekerjaan apa yang akan dilakukan serta durasinya secara mandiri, termasuk akomodasi dan waktu keberangkatan. Fleksibilitas ini tentunya sangat menarik dan menjadikan WHV semakin diincar karena terdapatnya kesempatan untuk travelling di Australia. Untuk warga Indonesia sendiri, WHV yang dapat dipilih termasuk ke dalam subclass 462 bersaama dengan China, Singapura, Malaysia, Thailand dan Peru.

Pendaftar program WHV diwajibkan untuk memiliki paspor yang berlaku minimal setahun. Selain itu, program WHV hanya mengizinkan pendaftar yang baru pertama kali mendaftar program ini. Pastikan juga untuk memiliki tabungan minimal AUD 5,000 ketika mendaftar. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pendaftar memiliki bekal yang cukup untuk awal mula kedatangan di Australia.

Kualifikasi pendidikan dan kemahiran dalam berbahasa Inggris ternyata juga menjadi penentua untuk diterima di program WHV. Untuk mendaftar di program WHV, pendaftar diwajibkan sekurang-kurangnya telah menempuh pendidikan di tingkat sarjana selama dua tahun, dan akan lebih baik lagi apabila telah menyelesaikan program D3 atau S1. Terakhir, pastikan untuk memiliki Surat Rekomendasi Pemerintah Australia (RSPI) dan melakukan proses medical check up, setelah mengajukan pembuatan visa.

Alasan Memilih Program WHV

Berikut adalah beberapa alasan mengapa program WHV dapat dipertimbangkan bagi Anda yang berminat untuk bekerja di Australia:

  1. Pengalaman Baru

WHV tentunya dapat menjadi kesempatan untuk menambah pengalaman untuk hidup di negara baru. Pengalaman ini sangat berharga karena kita dapat bertemu dengan banyak orang dari berbagai latar belakang budaya. Pemegang WHV juga berkesempatan untuk merasakan berbagai macam pekerjaan. Walaupun lowongan pekerjaan yang tersedian untuk pemegang WHV sebagian besar adalah pekerjaan casual di perkebunan, cleaning service, ataupun di restaurant, tentunya hal tersebut dapat melatih kemampuan professional seperti kemampuan komunikasi, kepemimpinan, bekerja di dalam tim, dan lain-lain.

Bekerja di perkebunan di Australia. Sumber: freepik.com

WHV juga dapat menjadi kesempatan untuk berkunjung ke berbagai macam tempat di Australia. Dengan waktu yang dapat ditentukan sendiri secara flexible, para pemegang WHV dapat menentukan destinasi wisata di Australia yang sangat menarik.

2. Kesempatan untuk Menabung

WHV dapat memberikan kesempatan untuk mendapatkan upah yang tinggi. Gaji minimum pekerja di Australia berkisar sekitar AUD 20 perjam atau sekitar Rp. 200.000, walaupun belum termasuk pajak. DI Australia, WHV hanya diizinkan untuk bekerja selama 38 jam perminggu. Dengan upah minimum, pemegang WHV berkesempatan untuk mendapatkan Rp. 30.000.000 perbulan.

Dengan kemampuan manajemen keuangan yang baik, tentunya para pemegah WHV berkesempatan untuk menabung hasil kerjanya yang dapat digunakan untuk travelling, melanjutkan pendidikan, atau modal bisnis setelah selesainya program WHV.

3. Menjalin Relasi

Pemegang WHV juga berkesempatan untuk berjejaring tidak hanya dengan pemegang WHV dari negara yang sama, namun juga dari negara yang berbeda. Hal ini menarik karena dapat menambah wawasan mengenai budaya dari negara lain lain. Relasi yang dibangun selama menjalani program WHV berpotensi untuk menjadi relasi long last friendship, di mana para pemegang WHV dapat berkesempatan untuk mengunjungin relasinya di negara lain. Menarik, bukan?

Menjali relasi dengan teman-teman dari berbagai macam negara. Sumber: freepik.com

Untuk info lebih lanjut, dapat mengunjungi website berikut. Good luck!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here