Yuk, Berkenalan dengan Jönköping University, Swedia!

0
667
School of Engineering, Jönköping University

Dalam artikel kali ini, kontributor Indonesia Mengglobal, Angel Wauran, menceritakan pengalamannya berkuliah di salah satu universitas Swedia yang belum diketahui banyak mahasiswa/i Indonesia: Jönköping University, Yuk, kita baca ceritanya!


Jönköping adalah salah satu kota di Swedia yang terletak di sebelah timur dari kota Göteborg, Swedia. Belum banyak orang Indonesia yang mengenal kota Jönköping. Hal ini dapat dilihat dari jumlah pelajar dan mahasiswa/i Indonesia yang berkuliah di kota Jönköping saat ini. Terhitung sampai Desember 2021, total pelajar mahasiswa/i Indonesia di Jönköping University sebanyak 5 orang: 1 mahasiswi program bachelor (S1), 1 pelajar pathway program, 1 mahasiswi program magister (S2) tahun pertama, 2 mahasiswa/i program magister (S2) tahun kedua.

Pendaftaran

Perjalanan saya berawal dari pencarian seluruh universitas yang memiliki program master di bidang Supply Chain Management di United Kingdom (UK) dan Eropa. Pada saat itu, saya dibantu oleh salah satu lembaga konsultasi pendidikan yang memberikan informasi mengenai universitas dan membantu saya dalam pendaftaran kuliah di universitas yang diinginkan. Salah satu yang disarankan oleh lembaga tersebut adalah Jönköping University, Swedia.

Jönköping University merupakan salah satu universitas yang menyediakan program yang saya inginkan, yaitu Supply Chain Operations Management. Dengan latar belakang teknik, saya dapat memenuhi salah satu persyaratan untuk mendaftar di jurusan ini. Berdasarkan pengalaman pencarian saya, ada beberapa universitas yang mempertimbangkan latar belakang pendidikan sarjana (S1) untuk bidang Supply Chain Management.

Pada saat saya mendapat informasi mengenai jurusan dan universitas tersebut, periode pendaftaran melalui universityadmissions.se telah ditutup. Namun, saya tetap menanyakan apakah ada cara lain untuk mendaftarkan diri di universitas tersebut. Saya pun mendapat informasi dari lembaga konsultasi pendidikan bahwa Jönköping University masih membuka pendaftaran dan dapat mengirimkan dokumen-dokumen administrasi melalui email yang ditujukan kepada university admission.

Dengan semangat, saya mempersiapkan dokumen-dokumen administrasi yang dibutuhkan, yaitu IELTS, personal statement/motivation letter, sertifikat sarjana, transkrip nilai, dan lain-lain. Aplikasi saya diterima dan proses aplikasi berlanjut dengan sesi wawancara atau interview bersama program director dari jurusan yang saya minati. Secara garis besar, interview ini dilakukan untuk mengetahui tujuan saya mendaftar jurusan yang dipilih dan alasan mengapa saya memilih universitas dan kota Jönköping. Proses berikutnya adalah menunggu pengumuman yang dilakukan serentak dengan universitas-universitas lainnya di Swedia.

Puji Tuhan! saya diterima dan dapat menjadi bagian dari Jönköping University. Proses pun berlanjut dengan proses aplikasi pembayaran uang kuliah, aplikasi JU Scholarship, pencarian akomodasi, dan aplikasi keberangkatan ke Swedia.

Perkuliahan

Terhitung hingga Desember 2021, saya sudah menyelesaikan semester pertama saya. Berikut adalah beberapa hal menarik yang ingin saya bagikan:

1. Sistem Digital yang Digunakan Selama Perkuliahan: JU Mobile dan Canvas

Salah satu tampilan pada JU Mobil Application.

Semua kegiatan perkuliahan, baik melihat jadwal kuliah, mengumpulkan tugas, hingga mendaftar ujian, dilakukan dengan menggunakan 2 aplikasi, yaitu JU Mobile dan Canvas. Melalui JU Mobile, mahasiswa/i dapat melihat jadwal perkuliahan setiap hari, pemesanan ruang belajar di JTH (fakultas) dan perpustakaan, mendaftar ujian, dan melihat nilainya. Pengalaman yang dapat saya bagikan dan sangat penting untuk diperhatikan oleh mahasiswa/i Jönköping University adalah tidak melewatkan waktu tenggat (deadline) untuk mendaftarkan diri dalam mengikuti ujian. Jika kita melewatkan periode pendaftaran ujian, maka kita tidak dapat mengikuti ujian dan menunggu waktu pendaftaran re-examination.

Melalui Canvas, mahasiswa/i dapat mengumpulkan tugas dan melihat anggota kelompok yang dibagikan oleh pengajar. AplikasiCanvas dapat diakses dengan dua cara, yaitu aplikasi di telepon genggam (smartphone) dan website.

Hal menarik yang dapat saya bagikan mengenai aplikasi ini adalah sistem pengumpulan tugas. Setiap tugas yang wajib dikerjakan harus dikumpulkan sebelum waktu tenggat (deadline) dan merupakan hasil pekerjaan sendiri. Jika kita terlambat mengumpulkan tugas, maka terdapat keterangan “late” yang mengindikasikan kita terlambat mengumpulkan tugas. Sanksi yang didapatkan tergantung oleh kebijakan setiap pengajar tentunya.

lIustrasi Canvas from Mobile (Kiri) dan Canvas from Website (Kanan).

2. Gaya Mengajar di Jönköping University

Pengalaman mahasiswa/i  dalam menerima dan memberikan materi menjadi salah satu penilaian mahasiswa/i di tempat tersebut. Setiap mata kuliah di jurusan saya memiliki satu dosen/pengajar yang bertanggung jawab pada mata kuliah tersebut. Dengan kata lain, terdapat beberapa dosen yang mengajar dalam satu mata kuliah.

Menurut pandangan pribadi saya, sistem penyampaian materi yang dilakukan sangat membantu mahasiswa/I memahami materi lebih dalam, yang ditangani langsung oleh dosen yang berpengalaman dan memiliki pengetahuan spesifik. Cara mengajar setiap dosen tentunya berbeda-beda, tergantung topik/materi apa yang diajarkan. Metode yang sering kali digunakan adalah menulis esai atau reflection dari jurnal-jurnal yang dipilih setiap dosen dan melakukan diskusi kelompok (4-5 orang).

Salah satu aktivitas pada Supply Chain Game. Sumber: Dokumentasi Pribadi

Pengalaman menarik yang dapat saya bagikan adalah ketika saya sedang belajar mengenai Supply Chain Dynamics, di mana metode yang digunakan sang dosen adalah menggunakan metode Supply Chain Game. Metode ini saya rasakan sangat aplikatif dan mudah untuk dimengerti oleh mahasiswa/i, karena dapat memperlihatkan gambaran besar tentang Supply Chain Dynamics.

3. Plagiarism Sangat Harus Diperhatikan

Setiap tugas yang dikumpulkan mahasiwa/i harus merupakan hasil tulisan diri sendiri. Ketika mahasiswa/i hendak mengumpulkan tugas, mahasiswa/i harus menyetujui pernyataan bahwa pekerjaan tersebut adalah hasil tulisan diri sendiri. Jika ditemukan kesamaan hasil kerja dan/atau menggunakan hasil kerja orang lain, mahasiswa/i tersebut akan dihubungi oleh dosen yang bersangkutan dan akan dilanjutkan sebagai kasus di Disciplinary and Expulsion Committee (DEC).

Kasus ini akan diproses dalam pengadilan, di mana mahasiswa/i yang bersangkutan menjelaskan alasannya dan sanksi apa yang akan didapatkan oleh mahasiswa/i tersebut. Salah satu sanksi berupa tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar, baik menghadiri kelas maupun mengumpulkan tugas, selama waktu yang ditentukan. Maka dari itu, sangatlah penting untuk memerhatikan penulisan esai, khususnya penulisan kutipan dari jurnal dan buku yang digunakan. Menurut pandangan pribadi saya, di sini kita diajarkan untuk menghargai dan mengapresiasi karya tulis seseorang.

Itulah gambaran singkat perjalanan saya mendaftar di Jönköping University dan bagaimana pengalaman saya berkuliah di jurusan Supply Chain Operations Management, Jönköping University. Teruntuk teman-teman yang ingin melanjutkan studi di Jönköping University, semoga tulisan saya membantu dalam memberikan gambaran besar tentang persiapan dan pengalaman belajar di Jönköping University. Bagi teman-teman yang sedang mencari universitas yang diinginkan, Jönköping University dapat saya rekomendasikan jika teman-teman ingin mencari universitas dengan jumlah mahasiswa/i internasional yang besar dan suasana kota yang tidak terlalu ramai, sehingga lebih fokus dalam belajar.

*Editor: Haryanto
**Semua foto disediakan oleh penulis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here