Mengenal Lebih Dekat Studi Bidang Sosial dan Humaniora di Universitas di Seoul, Korea Selatan

0
750
Salah satu perpustakaan di Seoul, Korea Selatan. Sumber: Philipp Brügger dari Pexels.

Ketika mendengar Korea Selatan, kita sering mendengar istilah SKY yang merujuk pada tiga kampus top di negeri ginseng tersebut yang meliputi: Seoul National University, Korea University dan Yonsei University. Namun, selain tiga kampus tersebut, masih terdapat lebih banyak lagi kampus di kota Seoul. Dalam artikel ini, Cresti (Columnist Asia, Middle East and Africa) membagikan informasi mengenai tiga universitas di Seoul yang dapat menjadi tujuan bagi pelajar dan pelamar beasiswa yang tertarik belajar di Korea Selatan terutama dalam bidang sosial dan humaniora.


Meskipun sudah hampir 10 tahun berlalu ketika saya pertama kali mendengar lagu “Gangnam Style” ketika pertama kali menginjakkan kaki di Myeongdong, Seoul; hingga hari ini, Seoul masih menjadi trendsetter untuk budaya pop, fashion, teknologi, dan juga pendidikan. Mengapa tidak mencoba untuk menimba ilmu sambil menikmati tinggal di salah satu kota terdinamis di dunia?

Tercatat ada kira–kira 154 ribu mahasiswa asing belajar di institusi pendidikan tinggi di Seoul pada tahun 2020. Di Seoul, terdapat berbagai pilihan universitas baik negeri/publik yang terdapat di penjuru kota. Umumnya, mereka memiliki peringkat reputasi yang sangat baik di antara universitas di Korea Selatan, hingga dunia. Selain itu, anda juga dapat memilih berbagai bidang ilmu dan berbagai jenjang studi yang dapat diakses mahasiswa internasional termasuk mahasiswa indonesia.

1. Hankuk University of Foreign Studies (HUFS)

Sesuai dengan namanya, Hankuk University of Foreign Studies atau HUFS merupakan institusi pendidikan tinggi di Seoul, Korea Selatan yang terkenal dengan studi ilmu sosial, budaya, dan bahasa. Kampus yang didirikan pada tahun 1954 ini, saat ini memiliki lebih dari 50 departemen termasuk dalam pengajaran bahasa asing (salah satunya Bahasa Indonesia) dan merupakan salah satu kampus global di Korea Selatan. HUFS memiliki kombinasi spesialisasi pengajaran di bilang ilmu humaniora, hukum, dan ilmu komputer.

Hankuk University of Foreign Studies, Seoul Campus. Sumber: Manju Shakya, Wikimedia Commons
Hankuk University of Foreign Studies, Seoul Campus. Sumber: Manju Shakya, Wikimedia Commons

HUFS memiliki fakultas tingkat magister dan doktoral yang khusus mendalami ilmu studi kajian internasional dan wilayah atau juga dikenal sebagai Graduate School of International and Area Studies (GSIAS). GSIAS adalah satu – satunya sekolah postgraduate di Korea Selatan yang memiliki dan menawarkan studi kajian wilayah yang meliputi: North American Studies, European Union Studies, Latin American Studies, Korean Studies, Chinese Studies, Japanese Studies, Russian and CIS Studies, Indian and ASEAN Studies, and Middle East and African Studies.

Selain itu, GSIAS juga memiliki program gelar magister ganda yang bekerja sama dengan University of Peace (UPEACE), sebuah universitas yang didirinkan oleh United Nations, dan juga program studi International Development Studies (pembangunan internasional) yang kemudian dibuka kembali menjadi studi kajian internasional di tahun 2018.

2. KyungHee University

Setelah lebih dari 70 tahun didirikan, Universitas KyungHee yang memiliki beragam jenjang pendidikan mulai dari TK hingga universitas, memiliki reputasi yang baik di Korea Selatan, terutama dalam bidang humaniora dan sosial. Pada tahun 1993, UNESCO mengakui usaha KyungHee dan memberikan UNESCO Peace Prize for Education.

Saat ini, KyungHee memiliki departemen Graduate Institute of Peace Studies yang menawarkan berbagai studi mencakup hubungan internasional, perdamaian serta ilmu sosial lain. Karena semua kelas ditawarkan dalam Bahasa Inggris, mahasiswa internasional tidak perlu takut dengan kendala bahasa yang akan ditemui.

KyungHee University,, Seoul Campus. Sumber: Wikimedia Commons
KyungHee University, Seoul Campus. Sumber: Wikimedia Commons

3. Ewha Womans University

Kampus yang didirikan pada tahun 1997 ini memiliki misi untuk melatih perempuan muda sebagai pemimpin global dalam bidang kerjasama internasional, perdagangan internasional, serta hubungan internasional. Selain itu kampus Ewha memiliki berbagai catatan sebagai sebuah institusi terbesar yang telah mencetak berbagai pemimpin perempuan di ranah global mengingat universitas tersebut dikhususkan untuk perempuan.

Selain itu, Ewha juga memiliki Graduate School of International Area Studies (GSIS) yang memiliki fokus pada studi kajian internasional dan wilayah. Ewha GSIS merupakan satu-satunya sekolah di Korea Selatan yang memiliki program gelar ganda dengan the Elliot School, George Washington University (Washington, D.C.). Pelajar dapat mengambil masing–masing dua semester untuk belajar di Ewha dan Elliot School, George Washington University.

Ewha Womans University, Seoul Campus. Sumber: Christian Bolz, Wikimedia Commons
Ewha Womans University, Seoul Campus. Sumber: Christian Bolz, Wikimedia Commons

Kampus Ewha juga memiliki arsitektur yang unik dan terkenal menjadi destinasi wisatawan ketika berkunjung ke Korea Selatan. Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang Ewha Womans University dan studi tentang kajian wilayah dan internasional, anda juga dapat membaca artikel mengenai berbagai kampus di Korea selatan melalui artikel Indonesia Mengglobal di sini.

 

Editor: Haryanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here